Demo di Eropa: Serangan ke Kapal Bantuan 'Perompakan dan Deklarasi Perang'
https://parstoday.ir/id/news/world-i189286-demo_di_eropa_serangan_ke_kapal_bantuan_'perompakan_dan_deklarasi_perang'
Pars Today - Ribuan warga Eropa dan aktivis pro-Palestina mengadakan demonstrasi di berbagai kota untuk mengecam serangan dan penyitaan kapal-kapal Armada Global Sumud oleh rezim Zionis.
(last modified 2026-05-02T07:58:52+00:00 )
May 02, 2026 14:57 Asia/Jakarta
  • Demonstrasi di Eropa
    Demonstrasi di Eropa

Pars Today - Ribuan warga Eropa dan aktivis pro-Palestina mengadakan demonstrasi di berbagai kota untuk mengecam serangan dan penyitaan kapal-kapal Armada Global Sumud oleh rezim Zionis.

Dilansir Pars Today dari IRNA, 2 Mei 2026, Jumat (1/5) lalu ribuan warga Italia di kota Roma, Milan, Naples, dan Turin, dengan mengibarkan bendera Palestina, memprotes tindakan rezim Zionis tersebut. Para demonstran meneriakkan "Bebaskan Palestina" dan menuntut diakhirinya serangan Israel ke Palestina.

Maya Isa, ketua Gerakan Mahasiswa Palestina di Italia yang turut hadir dalam aksi tersebut, menyebut serangan terhadap Naval As-Sumud sebagai "pembajakan" dan "deklarasi perang".

Di Warsawa, ibu kota Polandia, puluhan demonstran berkumpul di depan gedung kedutaan Israel dan mengecam serangan terhadap Armada Sumud. Para demonstran membawa bendera Palestina, menyatakan penolakan terhadap blokade Gaza oleh Israel, dan meneriakkan: "Bebaskan armada!", "Izinkan masuknya bantuan kemanusiaan!"

Di kota Utrecht, Belanda, juga digelar aksi unjuk rasa. Para demonstran berteriak: "Hentikan genosida di Gaza!", "Boikot Israel!", dan "Bantu hancurkan blokade Gaza!"

Kementerian Luar Negeri rezim Zionis sebelumnya mengumumkan bahwa operasi penyitaan kapal-kapal Armada Global Sumud yang menuju Gaza telah selesai, dan 175 aktivis yang berada di dalamnya telah dipindahkan ke Wilayah Pendudukan.

Sementara itu, tentara rezim Zionis sebelumnya melaporkan telah menyita 21 dari 58 kapal Armada Sumud, dan mengatakan bahwa tindakan terhadap sisa kapal akan segera dimulai jika kapal-kapal tersebut tidak mengubah haluan untuk kembali.(sl)