Kehadiran Militer Eropa di Indo-Pasifik Tembus Rekor Sejak Perang Dingin
-
Kehadiran luas militer Eropa di Indo-Pasifik
Pars Today - Situs berita Eropa Euroactive dalam sebuah laporan mengutip Yayasan Riset Heinrich Böll menyatakan bahwa kehadiran militer negara-negara Uni Eropa di kawasan Indo-Pasifik telah mencapai level tertinggi sejak berakhirnya Perang Dingin.
Dilansir IRNA dini hari Kamis, 7 Mei 2026, laporan Euroactive menyebutkan bahwa penempatan pasukan militer Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda di kawasan ini mencapai puncak pada periode 2024-2025, angka tertinggi sejak era Perang Dingin.
Berdasarkan laporan tersebut, Prancis disebut sebagai aktor militer utama Eropa di kawasan Indo-Pasifik dan menjadi pemimpin dalam penempatan pasukan di wilayah ini.
Laporan itu menambahkan, Eropa kini telah menjalankan lebih dari 1.000 kerja sama keamanan dan pertahanan di kawasan Indo-Pasifik, dengan hampir 60 persen di antaranya baru tercatat dalam dekade ini.
Euroactive melanjutkan bahwa negara-negara Eropa masih beroperasi secara tersebar dan tidak terkoordinasi. Hal ini justru melemahkan dampak geostrategis mereka. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan pertahanan Eropa saling bersaing di negara-negara seperti India dan Indonesia.
Di akhir laporannya, situs berita ini menekankan bahwa untuk mengatasi masalah tersebut, Eropa perlu menyusun "pelacak aktivitas Uni Eropa di kawasan Indo-Pasifik" serta memperluas kemitraan melampaui mitra tradisional seperti India dan Jepang, mencakup negara-negara seperti Filipina, Malaysia, dan negara-negara kepulauan Pasifik.(Sail)