El-Sisi Tegas Menanggapi Ancaman Smotrich soal Sinai
https://parstoday.ir/id/news/world-i198646-el_sisi_tegas_menanggapi_ancaman_smotrich_soal_sinai
Pars Today - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menanggapi pernyataan terbaru Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengenai Semenanjung Sinai. Ia menegaskan bahwa Mesir tidak memiliki ambisi teritorial ataupun agenda tersembunyi terhadap negara lain. Menurutnya, tujuan utama Mesir adalah menjaga keamanan dan stabilitas negaranya.
(last modified 2026-10-15T05:43:33+00:00 )
Okt 15, 2026 12:40 Asia/Jakarta
  • Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi
    Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi

Pars Today - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menanggapi pernyataan terbaru Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengenai Semenanjung Sinai. Ia menegaskan bahwa Mesir tidak memiliki ambisi teritorial ataupun agenda tersembunyi terhadap negara lain. Menurutnya, tujuan utama Mesir adalah menjaga keamanan dan stabilitas negaranya.

Menurut laporan IRNA yang mengutip Kantor Berita Anadolu, Kamis, 15 Oktober 2026, Presiden Mesir menegaskan, “Kami berjuang untuk mempertahankan tanah air dan berhasil merebut kembali seluruh wilayah kami.”

Ia melanjutkan, “Tujuan utama dan satu-satunya kami adalah menjaga keamanan dan stabilitas Mesir serta melindungi sumber daya dan aset milik rakyat kami.”

El-Sisi mengatakan bahwa perjanjian damai dengan Israel merupakan kerangka yang mengatur hubungan kedua negara.

Presiden Mesir juga menegaskan bahwa solusi dua negara di wilayah Palestina yang diduduki merupakan jalan realistis untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan menyusul wawancara video Smotrich pada 5 Oktober lalu, atau 13 Mehr dalam kalender Iran, menjelang peringatan ke-53 kemenangan Mesir dalam Perang Oktober 1973. Dalam wawancara tersebut, Smotrich mengatakan, “Jika Mesir menyerang Israel, tidak akan ada lagi yang namanya Sinai.”

"Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki ambisi teritorial atau agenda tersembunyi terhadap negara lain. Ia menyatakan bahwa prioritas Mesir adalah menjaga keamanan dan stabilitas nasional, serta menegaskan pentingnya perjanjian damai dengan Israel dan solusi dua negara untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan."