Trump kembali Pancing Kemarahan Cina
https://parstoday.ir/id/news/world-i28048-trump_kembali_pancing_kemarahan_cina
Presiden terpilih AS Donald Trump, mengatakan Amerika Serikat tidak perlu terikat dengan posisi sebelumnya yaitu Taiwan adalah bagian dari Satu China.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 12, 2016 10:21 Asia/Jakarta
  • Trump kembali Pancing Kemarahan Cina

Presiden terpilih AS Donald Trump, mengatakan Amerika Serikat tidak perlu terikat dengan posisi sebelumnya yaitu Taiwan adalah bagian dari Satu China.

Seperti dilansir Reuters, Senin (12/12/2016), Trump secara terang-terangan mengabaikan protes diplomatik Cina setelah ia menerima panggilan telepon dari Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada 2 Desember.

"Saya sepenuhnya memahami kebijakan Satu Cina, tapi saya tidak tahu mengapa AS harus terikat dengan kebijakan Satu Cina, kecuali kita memiliki kesepakatan dengan Beijing yang mencakup hal-hal lain, termasuk perdagangan," ujar Trump.

Pembicaraan telepon antara Trump dan Tsai telah mengundang protes diplomatik dari Cina. Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Cina.

Trump mengkritik Cina atas kebijakan mata uangnya, kegiatannya di Laut Cina Selatan dan sikapnya terhadap Korea Utara. Dia menegaskan bahwa bukan Beijing yang akan memutuskan apakah ia akan menerima telepon dari presiden Taiwan atau tidak.

Pemerintah Cina sejauh ini belum mengeluarkan reaksi atas pernyataan terbaru Trump. (RM)