Mesir Tuduh Qatar Terlibat dalam Teror di Gereja Kairo
Kementerian Luar Negeri Mesir dalam salah satu pernyataannya kembali memprotes Qatar dan menuduh negara itu terlibat dalam aksi teror di gereja Koptik, Kairo.
IRNA (16/12) melaporkan, pemerintah Mesir dalam pernyataannya juga kembali menuding Ikhwanul Muslimin berada di balik peledakan Katedral Koptik Ortodoks St. Mark di Kairo.
Kemenlu Mesir mengumumkan, kelompok Ikhwanul Muslimin yang sebagian anggotanya tinggal di Qatar, dengan melancarkan aksi teror ini bermaksud menyulut fitnah, kerusuhan dan merusak ketertiban di Mesir.
Abdullatif Al Zayani, Sekjen Dewan Kerjasama Teluk Persia, P-GCC, sebelumnya mengeluhkan tuduhan Mesir atas Qatar terkait keterlibatan dalam peledakan gereja Koptik di Kairo yang menewaskan 27 orang dan melukai 50 lainnya.
Kementerian Dalam Negeri Mesir baru-baru ini juga menuduh Ikhwanul Muslimin berada di balik aksi teror Kairo itu dan mengatakan, seorang dokter Mesir bernama Mohab Mostafa El-Sayed Kassem, adalah orang yang merancang peledakan gereja Kairo itu.
Meski demikian, Ikhwanul Muslimin sendiri membantah segala bentuk keterlibatannya dalam aksi teror tersebut.
Menyusul terjadinya teror hari Minggu, 11 Desember 2016 itu, Abdel Fattah El Sisi, Presiden Mesir mengumumkan tiga hari berkabung di negara itu. (HS)