Moskow Protes Berlanjutnya Upaya AS Rekrut Diplomat Rusia Jadi Mata-mata
-
Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, upaya dinas intelijen Amerika Serikat untuk menyewa diplomat-diplomat Rusia terus berlanjut.
IRNA (13/2) melaporkan, Kemenlu Rusia, Senin (13/2) mengutip statemen Sergei Lavrov, Menlu negara itu mengumumkan, sebelumnya upaya-upaya semacam ini juga pernah dilakukan tanpa memperhatikan aturan dan prinsip-prinsip diplomatik serta dilakukan di hadapan anggota keluarga para diplomat Rusia.
Lavrov mengatakan, upaya dinas intelijen Barat untuk merekrut diplomat-diplomat Rusia agar menjadi mata-mata mereka, tidak pernah berhenti bahkan di saat hubungan kedua negara dan negara-negara Eropa terjalin dengan baik.
Menlu Rusia menerangkan, meski saat ini fasilitas publik sudah maju seperti email, namun upaya-upaya untuk menyewa secara langsung diplomat Rusia di Amerika, masih terjadi.
Menurut Lavrov, tahun lalu di masa kepemimpinan Barack Obama, beberapa kasus perekrutan diplomat Rusia di Amerika pernah terungkap.
Menlu Rusia juga menyinggung langkah-langkah anti-Rusia yang dilakukan pemerintah Amerika termasuk mendeportasi 35 diplomat Rusia dari Amerika di akhir tahun 2016.
"Obama mendeportasi diplomat-diplomat Rusia karena kalah dalam kontestasi pemilu presiden di negaranya," ujar Lavrov.
Hubungan Rusia-Amerika terus memburuk dan kerja sama kedua neagra di berbagai bidang dihentikan atau diturunkan hingga ke level terendah. (HS)