Rusia Kritik Laporan HRW Soal Serangan Kimia di Suriah
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan, laporan lembaga pengawas hak asasi manusia internasional, Human Right Watch (HRW) terkait penggunaan senjata kimia di Aleppo, Suriah merusak citra lembaga tersebut.
Stasiun televisi Al Sumaria (14/2) melaporkan, Igor Konashenkov, Juru Bicara Kemenhan Rusia, Selasa (14/2) mengatakan, laporan-laporan seperti laporan HRW terkait serangan kimia di Suriah disampaikan dengan bersandar pada informasi-informasi dari situs-situs media sosial dan testimoni saksi mata yang tidak pernah diungkap identitasnya.
Jubir Kemenhan Rusia menambahkan, penyampaian laporan-laporan semacam ini dapat merusak citra HRW karena meragukan.
HRW sebelumnya merilis laporan yang mengklaim bahwa pasukan pemerintah Suriah di beberapa wilayah yang sempat diduduki teroris di Aleppo, menggunakan senjata kimia.
Pada saat yang sama, organisasi pelarangan perluasan senjata kimia, OPCW hingga kini belum menunjukkan reaksi apapun terkait masalah ini.
Suriah dan Rusia berulangkali membantah tuduhan penggunaan senjata kimia oleh pasukan pemerintah Damaskus dalam perang melawan teroris.
Meski tuduhan ini belum terbukti, pemerintah Perancis meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi terhadap pemerintah Suriah sebagai langkah pencegahan. (HS)