Rusia: Kondisi Tahanan Palestina Sangat Mengkhawatirkan
-
tahanan Palestina
Moskow menyebut kondisi kesehatan para tahanan Palestina yang melakukan mogok makan di penjara-penjara rezim Zionis Israel, sangat berbahaya dan mengatakan, berlanjutnya aksi mogok makan dapat menyebabkan kerusakan akut pada fisik para tahanan.
Para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel sejak hari Senin, 17 April 2017 melakukan aksi mogok makan dengan slogan "kebebasan dan kemuliaan" untuk memprotes kebijakan dan tindakan rasis Israel.
IRNA (27/5) melaporkan, Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (26/5) menuturkan, dalam beberapa hari terakhir, kondisi lebih dari 40 tahanan Palestina memburuk dan mereka terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Zakharova menegaskan, tuntutan para tahanan Palestina hanyalah perbaikan kondisi penjara, termasuk izin bertemu secara rutin dengan keluarga, dihentikannya tindak kekerasan terhadap mereka dan diakhirinya sel isolasi.
Sekitar 6.500 tahanan Palestina saat ini mendekam di penjara-penjara Israel. 62 di antaranya adalah perempuan dan 300 lainnya adalah tahanan di bawah umur.
Aksi mogok makan yang dilakukan para tahanan Palestina mendapat dukungan luas masyarakat dari berbagai negara dunia.
Lembaga-lembaga internasional meminta Israel memenuhi tuntutan para tahanan Palestina, namun rezim ini tidak mempedulikannya dan terus melanjutkan penindasan terhadap tahanan Palestina itu. (HS)