Malaysia Tidak Berencana Blokir Telegram
https://parstoday.ir/id/news/world-i41156-malaysia_tidak_berencana_blokir_telegram
Deputi Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi saat mereaksi keputusan Indonesia memblokir jaringan sosial Telegram mengatakan, Malaysia tidak berencana memblokir jejaring sosial ini.
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Jul 17, 2017 00:18 Asia/Jakarta
  • Kanal Telegram
    Kanal Telegram

Deputi Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi saat mereaksi keputusan Indonesia memblokir jaringan sosial Telegram mengatakan, Malaysia tidak berencana memblokir jejaring sosial ini.

Menurut laporan laman Star Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi yang juga menjabat menteri dalam negeri Malaysia hari Ahad (16/7) menandaskan, Kuala Lumpur terus memantau jaringan komunikasi, namun pemerintah Malaysia tidak berencana mencampuri komunikasi dan jaringan pribadi para pengguna kanal Telegram.

Menteri Dalam Negeri Malaysia ini menambahkan, unit anti terorisme tengah memburu anasir yang melakukan perekrutan anggota teroris dan memberi dana kepada mereka.

Pejabat Indonesia hari Jumat malam menyatakan, mengingat propaganda kelompok ekstrim dan aktivitas teroris, penggunaan jejaring sosial Telegram dilarang.

Pavel Durov, pendiri dan direktur eksekutif Telegram hari Ahad setelah pemerintah Indonesia resmi membloker jejaring sosial ini menyatakan dirinya menerima permintaan Jakarta untuk memblokir sejumlah jaringan.

Ia juga mengkonfirmasikan kesiapannya untuk menjalin kanal langsung dengan pemerintah Indonesia guna memblokir kanal-kanal yang diinginkan Jakarta dan membentuk tim internal untuk mengkaji pesan-pesan berbau terorisme di Indonesia sehingga Jakarta berubah pikiran untuk memblokade jejaring Telegram. (MF)