Menlu Rusia: AS Ingin Selamatkan Front al-Nusra
-
Menlu Rusia Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan koalisi internasional anti-Daesh pimpinan AS sama sekali tidak menyerang kelompok teroris Front al-Nusra di Suriah.
"Koalisi Amerika sedang berupaya mempertahankan kelompok teroris tersebut," tegas Lavrov dalam wawancara dengan televisi NBC, Jumat (21/7/2017). Demikian dikutip kantor berita IRNA.
Menurut Lavrov, karena AS tidak tertarik untuk menumpas teroris Front al-Nusra, maka kesepakatan negara itu dengan Rusia untuk mengkoordinasikan perang kontra-teroris di Suriah telah gagal.
Di bagian lain, menlu Rusia menilai pembentukan zona de-eskalasi konflik di Suriah sebagai proposal penting untuk menyelesaikan krisis di negara tersebut. Ia berharap kehadiran zona itu akan memberi dampak efektif dalam perang melawan kelompok teroris termasuk Front al-Nusra.
Pada tanggal 4 Mei 2017, Rusia, Iran dan Turki – penjamin gencatan senjata Suriah – mengumumkan bahwa mereka menyetujui sebuah memorandum untuk membentuk empat zona de-eskalasi konflik di Suriah.
Empat zona de-eskalasi konflik di Suriah dibentuk di Provinsi Idlib, wilayah utara kota Homs, timur Ghouta dan selatan Suriah. (RM)