Ini Reaksi Rusia atas Pidato Anti-Iran Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i45891-ini_reaksi_rusia_atas_pidato_anti_iran_trump
Kementerian Luar Negeri Rusia mereaksi sikap anti-Iran dan kesepakatan nuklir Presiden Amerika Serikat dan mengatakan, kembali ke masa sebelum dicapainya Rencana Aksi Bersama Komprehensif, JCPOA dan era sanksi, adalah sesuatu yang tidak mungkin.
(last modified 2026-08-01T18:06:35+00:00 )
Okt 14, 2017 08:23 Asia/Jakarta
  • Sergei Ryabkov
    Sergei Ryabkov

Kementerian Luar Negeri Rusia mereaksi sikap anti-Iran dan kesepakatan nuklir Presiden Amerika Serikat dan mengatakan, kembali ke masa sebelum dicapainya Rencana Aksi Bersama Komprehensif, JCPOA dan era sanksi, adalah sesuatu yang tidak mungkin.

IRNA (13/10) melaporkan, Kemenlu Rusia, Jumat (13/10) malam memprotes sikap anti-kesepakatan nuklir Iran, Presiden Amerika dan mengumumkan, upaya memaksakan cara-cara seperti ini sebagai solusi masalah politik, dapat dipastikan akan gagal.

Kemenlu Rusia dalam pernyataannya juga mengatakan bahwa penggunaan bahasa ancaman dan permusuhan pada acara-acara penting kenegaraan dan internasional, tidak bisa dibenarkan.

Ditegaskannya, Moskow yang berkomitmen pada JCPOA akan berusaha untuk menjaganya.

Sergei Ryabkov, Deputi Menteri Luar Negeri Rusia menyebut sikap dan klaim anti-Iran, Donald Trump mengkhawatirkan dan menuturkan, pada situasi krisis yang terjadi di kawasan Timur Tengah, JCPOA menjadi faktor pengokoh stabilitas dan keamanan di kawasan maupun dunia.

Gedung Putih akhirnya mengumumkan strategi Presiden Amerika terkait Iran dan kesepakatan nuklir, JCPOA. Dalam pidatonya, Presiden Amerika kembali menuduh Iran melanggar semangat JCPOA dan mengancam akan menjatuhkan sanksi baru atas Tehran. (HS)