Lagi, AS Desak Perubahan dalam Kesepakatan Nuklir Iran
-
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley kembali menyerukan perubahan terhadap Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Ia menyampaikan hal itu dalam sebuah pidato di konferensi tahunan Dewan Israel dan Amerika Serikat di Washington, seperti dilaporkan kantor berita IRIB, Minggu (5/11/2017).
"Kesepakatan nuklir Iran memiliki cacat dan meremehkan masyarakat internasional," kata Haley.
Dia juga menganggap peran Iran di Timur Tengah sebagai salah satu keprihatinan terbesarnya.
Haley memainkan peran sentral dalam pemerintahan Donald Trump untuk mengambil sikap yang lebih agresif terhadap Iran. Dia mengklaim bahwa AS mendorong dunia untuk melawan Iran.
Para pejabat Amerika, terutama Nikki Haley dalam beberapa pekan terakhir telah meluncurkan sebuah skenario baru, yang bertujuan merusak kesepakatan nuklir Iran.
Sementara itu, Trump dalam sebuah pidato yang disampaikan dua minggu lalu, menyerukan revisi dan penyempurnaan JCPOA.
Komentar Trump yang dibarengi ancaman untuk membatalkan kesepakatan internasional ini, mendapat banyak kritik dari masyarakat internasional, termasuk para penandatangan serta pengamat di Amerika.
Republik Islam Iran dan negara-negara lain anggota Kelompok 5+1 menolak perubahan apapun dalam JCPOA. (RM)