Ernest Moniz: Keluarnya Amerika dari JCPOA Berujung Mengerikan
-
Ernest Moniz
Mantan Menteri Energi Amerika dan anggota tim perundingan negara ini dalam perundingan nuklir Iran dengan kelompok 5 + 1 mengatakan, keluarnya Amerika dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) berujung mengerikan.
Ernest Moniz, mantan Menteri Energi Amerika hari Rabu (02/5) dalam wawancaranya dengan televisi PBS soal dampak dari keluarnya negara ini dari JCPOA menambahkan, langkah ini bakal menciptakan friksi antara Amerika dan Eropa.
Ernest Moniz menjelaskan, dengan keluarnya Amerika dari JCPOA akan muncul banyak perselisihan. Karena negara-negara Eropa, termasuk Inggris, Perancis dan Jerman, jelas mendukung JCPOA, sementara Amerika terpaksa harus bekerjasama dengan mereka.
Kesepakatan nuklir Iran dan kelompok 5 + 1 (Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Amerika dan Jerman) telah dilaksanakan sejak Januari 2016, tapi pemerintah Amerika sebagai salah satu anggota kelompok ini selalu melanggar pelaksanaannya.
Donald Trump, Presiden Amerika, sesuai dengan UU yang diratifikasi Kongres memiliki tenggat waktu hingga 12 Mei, harus memutuskan terkait melanjutkan penangguhan sanksi nuklir Iran. Trump memperingatkan bahwa bila JCPOA tidak direvisi, maka negaranya akan keluar.