Komitmen Dilanggar AS, Militer Afghanistan Hadapi Masalah
Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, mengatakan pasukan keamanan dan militer Afghanistan menghadapi kendala di bidang dukungan persenjataan.
Laman Tasnimnews melaporkan, Dawlat Waziri pada Rabu (7/4/2016) menyoroti komitmen Amerika Serikat dalam Pakta Keamanan Kabul-Washington, dan menuturkan bahwa bantuan sudah diberikan di bidang pelatihan dan nasihat untuk pasukan Afghanistan, tapi negara ini menghadapi kendala di bidang dukungan persenjataan dan perlengkapan.
Dalam hal ini, Ketua Komisi Keamanan Nasional di parlemen Afghanistan, Mirdad Nejrabi mengatakan AS sejauh ini belum memberikan dukungan yang tepat untuk pasukan keamanan dan militer Afghanistan.
"Perlengkapan angkatan udara, artileri dan senjata-senjata berat lain belum diserahkan kepada pasukan Afghanistan oleh AS," ujarnya.
Sesuai Pakta Keamanan Kabul-Washington, AS berkewajiban mendukung militer Afghanistan di bidang pendidikan, nasihat, perlengkapan persenjataan terutama untuk angkatan udara sampai tahun 2020.
Pertemuan bersama antara perwakilan Afghanistan dan AS rencananya akan diselenggarakan dalam waktu dekat untuk membahas mekanisme pelaksanaan perjanjian tersebut.
Meski demikian, sejumlah anggota parlemen Afghanistan meminta pemerintah untuk secara serius menindaklanjuti sikap AS yang melanggar komitmennya sesuai Pakta Keamanan Kabul-Washington. (RM)