AS Keluar dari JCPOA, Apa Kata Dunia?
https://parstoday.ir/id/news/world-i56492-as_keluar_dari_jcpoa_apa_kata_dunia
Uni Eropa, pejabat tinggi Eropa dan Sekretaris Jenderal PBB mereaksi langkah sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menarik negaranya dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
May 09, 2018 09:35 Asia/Jakarta
  • Federica Mogherini
    Federica Mogherini

Uni Eropa, pejabat tinggi Eropa dan Sekretaris Jenderal PBB mereaksi langkah sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menarik negaranya dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, pada Selasa malam (8/5/2018) pasca pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk keluar dari JCPOA, menekankan bahwa Uni Eropa tetap berkomitmen untuk menjaga kesepakatan tersebut.

 

Federica Mogherini, mendesak pemerintah Republik Islam untuk tidak mengizinkan siapa pun meninggalkan perjanjian tersebut dan menekankan bahwa kesepakatan nuklir dengan Iran adalah hasil dari 12 tahun diplomasi dan milik seluruh dunia.

dari kiri: Macron, Merkel dan May

 

Menurutnya, Uni Eropa sepenuhnya mempercayai kinerja dan independensi IAEA, yang sejauh ini telah 10 merilis laporan dan dalam semua laporan itu menekankan komitmen Iran terhadap kewajibannya sesuai JCPOA.

 

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, dan Kanselir Jerman Angela Merkel serta Presiden Perancis Emmanuel Macron, juga mereaksi keluarnya AS dari JCPOA seraya mengumumkan komitmen mereka pada kesepakatan nuklir dengan Iran.

 

JCPOA ditetapkan dengan suara bulat yang diadopsi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam resolusi 2231, dan kesepakatan ini masih penting bagi tiga negara Eropa tersebut.

Antonio Guterres

 

Di lain pihak, Sekjen PBB sangat prihatin dengan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik negaranya keluar dari kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dengan Iran, demikian kata menurut juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric dalam konferensi pers di New York City pada Selasa (8/5/2018).

 

"Sekretaris Jenderal meminta para penandatangan JCPOA yang lain untuk mematuhi sepenuhnya komitmen masing-masing di bawah JCPOA dan semua negara anggota lainnya untuk mendukung perjanjian tersebut," tambahnya.

 

Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam sebuah pernyataan menyampaikan kekhawatiran atas keputusan Donald Trump untuk menarik AS keluar dari JCPOA seraya menekankan bahwa Iran sepenuhnya memenuhi komitmennya sesuai kesepakatan tersebut dan bahkan telah diakui oleh IAEA.(MZ)