Terancam Sanksi AS, Total Hentikan Aktivitasnya di Iran
-
perusahaan Total Perancis
Perusahaan Perancis, Total mengabarkan kemungkinan perusahaan itu membatalkan kontrak di bidang gas yang sudah ditandatanganinya dengan Iran.
Kantor berita Perancis melaporkan, menyusul keluarnya Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran, perusahaan Total Perancis, Rabu (16/5/2018) mengumumkan, jika tidak mendapat eksepsi dari pemerintah Amerika, maka aktivitas kami dalam proyek besar yang dimulai di Iran pada Juni 2017, akan dihentikan.
Total menjelaskan, perusahaan kami tidak bisa melanjutkan proyek SP11 (South Pars 11) dan harus menghentikan seluruh aktivitas terkait proyek ini sampai batas waktu yang ditetapkan yaitu 4 November 2018, kecuali kami mendapat dukungan dari pemerintah Perancis dan Eropa, untuk memperoleh pengecualian dari Washington.
Pemerintah Gedung Putih menerapkan kembali semua sanksi yang sebelumnya ditangguhkan terhadap Iran, pasca keluarnya negara itu dari kesepakatan nuklir, JCPOA dan bahkan berencana menjatuhkan sanksi lebih berat atas Tehran.
Total mengklaim, aset Amerika di perusahaan ini mencapai lebih dari 10 milyar dolar dalam bentuk investasi, sehingga membuat Total tidak mungkin mengadapi sanksi Amerika.
Iran sendiri menegaskan, jika kepentingan rakyat Iran di JCPOA pasca keluarnya Amerika, tidak terjamin, maka Tehran akan memikirkan ulang keberadaannya di JCPOA. (HS)