Filipina Peringatkan Cina Soal Terjadinya Perang
-
Alan Peter Cayetano, Menteri Luar Negeri Filipina
Menteri Luar Negeri Filipina memperingatkan, jika Cina melanggar garis merah Filipina di Laut Cina Selatan, Duterte akan menyatakan perang dengan Beijing.
Menurut laporan Mehrnews, Alan Peter Cayetano, Menteri Luar Negeri Filipina hari Selasa (29/5) memperingatkan bila Cina secara sepihak mengambil sumber daya di Laut Cina Selatan, Manila akan menyatakan perang dengan Beijing.
Kementerian Luar Negeri Cina bulan lalu, setelah pertemuan Rodrigo Duterte dengan Presiden Cina Xi Jinping dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa Cina dan Filipina harus membahas masalah Laut Cina Selatan secara tepat dan kemungkinan ada kerjasama dalam eksploitasi bersama di wilayah ini pada saat yang tepat dan mengubah Laut Cina Selatan menjadi laut kerjasama dan persahabatan.
Selama bertahun-tahun Manila dan Beijing bersengketa soal kepulauan Cina Selatan, tapi sejak tahun 2016 setelah Rodrigo Duterte menjadi presiden Filipina, Manila berusaha menyelesaikan sengketa ini lewat dialog dan kerjasama dengan Cina.
Beijing mengklaim kepemilikan setidaknya lebih dari 90 persen Laut Cina Selatan, sementara negara-negara di tenggara Asia seperti Filipina, Malaysia, Brunei, Vietnam dan Taiwan juga mengklaim kepemilikan yang sama.