Rusia dan Inggris Bahas Berbagai Tantangan dalam JCPOA
-
Iran-Eropa
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, dan Duta Besar Inggris untuk Moskow, Larry Bristow, membahas berbagai tantangan yang ada terkait kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), pasca keluarnya AS dari kesepakatan tersebut dan berbagai mekanisme implementasi kesepakatan tersebut.
Kantor berita Tas melaporkan, Ryabkov dan Bristow membahas program nuklir Iran dalam kerangka JCPOA.
Adapun topik yang dibahas kedua pihak adalah seputar realisasi JCPOA pasca keluarnya AS secara sepihak dari kesepakatan tersebut, sejumlah masalah penting terkait non-proliferasi dan kontrol persenjataan.
Presiden AS, Donald Trump pada 8 Mei 2018, menyatakan keluarnya Washington dari JCPOA dengan alasan dan klaim-klaim infaktual. Pada saat yang sama, dia juga mengumumkan akan memulihkan seluruh saksi nuklir dalam jangka enam bulan mendatang.
Di lain pihak, negara-negara Eropa dan juga Rusia sebagai pihak lain dalam JCPOA berusaha mempertahankan kesepakatan internasional tersebut.
Para pejabat Iran sebelumnya menyatakan bahwa Uni Eropa harus memberikan jaminan untuk kepentingan Republik Islam dalam JCPOA.(MZ)