Perancis Gagal Inisiasi Konferensi Internasional Yaman
-
Bendera Perancis
Pemerintah Perancis gagal menyelenggarakan konferensi internasional soal krisis Yaman dikarenakan kebijakanya yang tidak jelas.
Menurut laporan IRIB, presiden Perancis sebelumnya mengatakan bahwa konferensi internasional Yaman akan diselenggarakan di Paris setingkat pejabat tinggi negara, tapi konferensi ini hari Rabu (27/6) hanya dapat diselenggarakan setingkat pakar dan dilakukan tertutup di gedung kementerian luar negeri Perancis.
Surat kabar Le Figaro mengenai kegagalan Perancis ini menulis, konferensi internasional Paris rencananya diselenggarakan di tingkat pejabat tinggi negara dengan tema masalah kemanusiaan di Yaman, tapi yang terjadi adalah diselenggarakan hanya setingkat pakar, dimana para pejabat yang bersangkutan harus menjawab kondisi kemanusiaan yang memprihatinkan di Yaman.
Televisi France 24 juga menulis, Perancis telah merancang konferensi ini demi mencari solusi mengakhiri konflik di Yaman, negara yang menyaksikan tragedi kemanusiaan terburuk di dunia.
Televisi Perancis ini menurunkan laporan, kegagalan dalam menyelenggarakan dan tidak hadirnya para pejabat tinggi negara dan lembaga-lembaga internasional di konferensi internasional Paris memaksa para pejabat Perancis menyelenggarakannya di balik ruangan tertutup.
Sebelumnya, koran Perancis Le Figaro menulis, pasukan khusus militer Perancis saat ini berperang di Yaman bersama pasukan militer Uni Emirat Arab menyerang kota al-Hudaydah Yaman.
Sejak 13 Juni 2018, koalisi militer pimpinan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) memulai serangan luas ke Yaman barat untuk menduduki al-Hudaydah. Serangan ini dilancarkan meski telah diperingatkan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman, sebab al-Hudaydah adalah jalur utama pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara itu.