Cina Memperingatkan Langkah Unilateralisme Amerika
https://parstoday.ir/id/news/world-i60533-cina_memperingatkan_langkah_unilateralisme_amerika
Menteri Luar Negeri Cina memperingatkan langkah sepihak Amerika dan menilai kenaikan tarif bea cukai bertentangan dengan prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan dampaknya akan kembali pada Amerika.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 03, 2018 14:32 Asia/Jakarta
  • Wang Yi, Menteri Luar Negeri Cina
    Wang Yi, Menteri Luar Negeri Cina

Menteri Luar Negeri Cina memperingatkan langkah sepihak Amerika dan menilai kenaikan tarif bea cukai bertentangan dengan prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan dampaknya akan kembali pada Amerika.

Menurut laporan IRNA, Wang Yi, Menteri Luar Negeri Cina hari Jumat (03/8) dalam konferensi pers yang diselenggarakan di sela-sela sidang menteri-menteri luar negeri ASEAN di Singapura mengatakan, langkah sepihak Amerika dan meningkatnya ketegangan ekonomi dengan negara-negara anggota WTO akan berdampak berat bagi Amerika.

Wang Yi, Menteri Luar Negeri Cina

"Di era globalisasi, produk dari berbagai negara terhubung melalui rantai nilai dan industri," ungkap Wang Yi.

Menlu Cina menyinggung peningkatan tarif bea cukai yang diterapkan Amerika terhadap produk-produk Cina seraya mengatakan, hampir 60 persen ekspor Cina ke Amerika Serikat diproduksi oleh perusahaan multinasional dan perusahaan-perusahaan internasional Amerika di daratan Cina, yang tidak diproduksi di pasar AS. Jadi, peningkatan tarif sebenarnya menarget produk dari perusahaan-perusahaan Amerika.

Wang Yi juga menjelaskan bahwa tekanan akibat peningkatan tarif juga akan kembali pada rakyat Amerika sendiri.

"Amerika bermaksud mengurangi ekspor produk-produk Cina dengan menaikkan tarif bea cukai yang tidak diproduksi di dalam Amerika dan itu berarti AS terpaksa mengimpornya dari negara-negara lain," pungkas Wang Yi.

Amerika Serikat hingga kini telah menerapkan tarif 34 miliar dolar atas produk-produk impor dari Cina yang kemudian dibalas dengan langkah yang sama oleh Cina. Washington dalam langkah terbarunya menyatakan ingin menaikkan tarif dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap 200 miliar produk-produk impor dari Cina yang menyebabkan perang dagang antara kedua negara semakin meningkat.

Presiden Amerika Serikat pada akhir bulan Maret 2018 menaikkan tarif 10 dan 25 persen untuk produk baja dan aluminium impor.