Amnesti Internasional: Mengapa Barat Diam Saksikan Saudi Tindak Oposisi?
-
Organisasi Amnesti Internasional
Organisasi Amnesti Internasional mengritik kebungkaman negara-negara Barat mengenai sikap rezim Arab Saudi yang merepresi kubu oposisi dan para aktivis hak asasi manusia di negara ini.
Menurut laporan Reuters, organisasi Amnesti Internasional hari Selasa (07/8) menegaskan, negara-negara Barat tidak boleh diam menghadapi perilaku pemerintah Riyadh terhadap kelompok oposisi. Karena pelanggaran HAM di Arab Saudi sudah sangat luas dan nyata.
Organisasi Amnesti Internasional hari Senin (06/8) merilis sebuah pernyataan yang menuntut tekanan komunitas internasional terhadap Arab Saudi dengan tujuan mengakhiri penumpasan dan pembebasan para tahanan pemerintah yang berasal dari kubu oposisi dan aktivis sipil.
Amnesti Internasional merilis pernyataannya setelah beberapa hari lalu hubungan Riyadh-Otawa mengalami ketegangan menyusul kekhawatiran Kanada atas gelombang penangkapan para aktivis sipil di Arab Saudi.
Menurut laporan Human Right Watch, HRW sejak Mei 2018, Saudi telah menangkap 17 aktivis HAM perempuan dan laki-laki khususnya mereka yang menyuarakan dukungan atas pencabutan larangan mengendarai kendaraan bagi perempuan di negara itu.
Kebijakan penumpasan di Arab Saudi diterapkan ketika Mohammed bin Salman, Pangeran Mahkota Saudi tengah melakukan reformasi di sejumlah sektor dengan tujuan politik. Tapi di balik reformasi ini adalah semakin meningkatnya penahanan dan penumpasan para aktivis masyarakat sipil, hak asasi manusia dan para wanita yang aktif di bidang ini.