Amnesty Internasional Respon Bebasnya Pelaku Kejahatan di Myanmar
https://parstoday.ir/id/news/world-i61248-amnesty_internasional_respon_bebasnya_pelaku_kejahatan_di_myanmar
Amnesty Internasional mengumumkan, militer Myanmar masih melanjutkan kejahatannya terhadap Muslim Rohingya dan pelaku kejahatan ini masih kebal hukuman. Hal ini menurut Amnesty Internasional sangat memalukan masyarakat internasional.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 26, 2018 05:07 Asia/Jakarta
  • Tirana Hassan
    Tirana Hassan

Amnesty Internasional mengumumkan, militer Myanmar masih melanjutkan kejahatannya terhadap Muslim Rohingya dan pelaku kejahatan ini masih kebal hukuman. Hal ini menurut Amnesty Internasional sangat memalukan masyarakat internasional.

Laman el-Nashra melaporkan, Tirana Hassan, Direktur Respon Krisis Amnesty Internasional di London Sabtu (25/8) dalam statemennya bertepatan dengan peringatan kejahatan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya menjelaskan, tahun pertama peringatan kejahatan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya digelar ketika tidak ada jaminan apapun kejahatan ini tidak akan terulang karena kegagalan masyarakat internasional mengadili pelaku kejahatan anti kemanusiaan ini.

Image Caption

 

Pejabat Amnesty Internasional ini menambahkan, ribuan perempuan, anak-anak dan pria Muslim Rohingya melarikan diri dari rumah mereka akibat serangan berkesinambungan militer Myanmar dan berlindung di kamp-kamp di Bangladesh.

 

Ia menekankan, selama pelaku kejahatan ini masih bebas, setiap ide untuk memulangkan pengungsi ke rumah mereka dengan aman adalah ide menggelikan.

 

Selama gelombang baru serangan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, sejak 25 Agustus 2017 tercatat lebih dari enam ribu orang tewas, delapan ribu lainnya terluka dan lebih dari satu juta Muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

 

PBB baru-baru ini mengumumkan, militer Myanmar melancarkan genosida dan pembasmian etnis di negara ini. (MF)