Perancis Protes Proyek Distrik Zionis Israel
-
Distrik Zionis
Juru bicara Departemen Luar Negeri Perancis, Agnes von der Muhll Senin (27/8) mengkritik keputusan Israel untuk membangun ribuan unit rumah baru di Quds pendudukan dan Tepi Barat Sungai Jordan.
Menurut laporan IRNA, Agnes von der Muhll meminta Israel meninjau ulang keputusannya membangun unit perumahan baru di Quds pendudukan dan Tepi Barat.
Sementara itu, Uni Eropa pada hari Jumat juga mengecam keputusan Israel membangun unit perumahan baru bagi pemukim Zionis di Quds pendudukan dan Tepi Barat.
Uni Eropa menjelaskan, pembangunan distrik Zionis bertentangan dengan hukum internasional.
Kabinet Israel baru-baru ini menyetujui pembangunan 650 unit rumah baru bagi pemukim Zionis di Tepi Barat dan 20 ribu unit rumah di Quds pendudukan.
Upaya Zionis membangun unit perumahan baru di bumi Palestina terjadi ketika Dewan Keamanan PBB pada 23 Desember 2016 melalui resolusi 2234 meminta Tel Aviv segera dan secara total menghentikan aktivitas pembangunan distrik Zionis di bumi pendudukan.
Israel senantiasa mengabaikan permintaan masyarakat interansional dan terus melanjutkan pembangunan distrik Zionis. Dalam hal ini, Israel mendapat dukungan dari Amerika Serikat.
Israel dengan membangun distrik Zionis berencana mengubah struktur geografi wilayah Palestina dan memberi citra Zionis ke wilayah tersebut sehingga mampu memperkokoh hegemoninya di berbagai wilayah Palestina. (MF)