Bangladesh dan Myanmar kembali Capai Kesepakatan Pemulangan Pengungsi Rohingya
-
Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Menteri luar negeri Bangladesh dan Myanmar dilaporkan kembali mencapai kesepakatan pemulangan para pengungsi Muslim Rohingya dari kamp-kamp pengungsian di Bangladesh ke negara bagian Rakhine.
FNA Selasa (30/10) melaporkan, Deplu Bangladesh dalam statemennya mengumumkan, di pertemuan ketiga kelompok kerja bersama dengan Myanmar, menlu kedua negara sepakat memulai proses pemulangan pengungsi Rohingya ke Myanmar pada awal bulan November.
Kesepakatan Bangladesh dan Myanmar untuk memulangkan pengungsi Rohingya terjadi ketika tahun lalu keduanya membentuk kelompok bersama dan sepakat memulai pemulangan pengungsi Myanmar awal tahun 2018, namun kesepakatan ini gagal dilaksanakan.
Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina sebelumnya seranya mengisyartkan bahwa kesabarannya terhadap pemimpin Myanmar telah berkurang mengatakan, pemerintah Myanmar meski ada kesepakatan yang telah diraih kedua negara tidak melakukan langkah praktis untuk memulangkan pengungsi Rohingya.
Sejak 25 Agustus 2017, akibat serangan militer dan ekstrimis Budha Myanmar terhadap Muslim Rohingya di Provinsi Rakhine lebih dari enam ribu Muslim Rohingya terbunuh dan delapan ribu lainnya terluka serta satu juta orang mengungsi ke Bangladesh. (MF)