Masalah Rohingya, Peserta KTT ASEAN Kritik Myanmar
-
Penasehat tinggi pemerintah dan menlu Myanmar, Aung San Suu Kyi
Kehadiran Penasehat tinggi pemerintah dan menlu Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam pertemuan ASEAN di Singapura menjadi sasaran kecaman sejumlah pemimpin Asia Tenggara itu yang mengkhawatirkan krisis Rohingya.
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad mengkritik sikap pasif pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi karena tidak mengambil tindakan siognifikan dalam menyikapi diskriminasi dan persekusi terhadap etnis minoritas muslim Rohingya.
Mahathir memandang Suu Kyi keliru mendukung sikap pemerintah junta militer Myanmar yang terang-terangan bersikap kejam terhadap etnis Rohingya.
Komisi Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet menyerukan supaya pemerintah Bangladesh menghentikan pemulangan paksa 2.200 orang pengungsi Rohingya ke Myanmar.
Menteri Sosial Myanmar Win Myat dalam konferensi pers hari Minggu (11/11) mengatakan proses repatriasi pengungsi Rohingya akan segera dimulai hari kamis pekan ini.
Sebelumnya, Menteri luar negeri Bangladesh dan Myanmar kembali mencapai kesepakatan pemulangan para pengungsi Muslim Rohingya dari kamp-kamp pengungsian di Bangladesh ke negara bagian Rakhine.
Pada 25 Agustus 2017, ekstremis Budha yang didukung tentara Myanmar menyerang Muslim Rohingya di Rakhine yang menyebabkan enam ribu orang Rohingya tewas dan delapan ribu lainnya cedera. Selain itu, sekitar satu juta orang mengungsi untuk menyelamatkan diri, terutama ke Bangladesh.(PH)