Foreign Policy: Bin Salman Lebih Buruk Dari Penjahat
https://parstoday.ir/id/news/world-i64997-foreign_policy_bin_salman_lebih_buruk_dari_penjahat
Majalah Amerika, Foreign Policy menyoroti kebijakan Amerika Serikat di hadapan Arab Saudi dan menulis, Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) lebih buruk daripada seorang penjahat.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Des 05, 2018 12:55 Asia/Jakarta
  • Aksi protes terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi di depan Gedung Putih, AS. (dok)
    Aksi protes terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi di depan Gedung Putih, AS. (dok)

Majalah Amerika, Foreign Policy menyoroti kebijakan Amerika Serikat di hadapan Arab Saudi dan menulis, Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) lebih buruk daripada seorang penjahat.

Dalam sebuah laporan pada hari Rabu (5/12/2018), Foreign Policy menyinggung upaya beberapa pejabat AS termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk menjustifikasi pembunuhan wartawan, Jamal Khashoggi.

"Pembenaran yang diberikan Pompeo di surat kabar Wall Street Journal tentang kasus ini sama sekali tidak memuaskan," tambahnya.

Pompeo menyebut kritikan terhadap MBS sebagai "tekanan media" dan dengan memfokuskan diri pada Iran, berusaha mengalihkan perhatian dari pihak yang harus bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.

Menlu AS berpendapat bahwa Saudi terlalu penting sebagai sekutu untuk dikecam. Dia menjustifikasi kejahatan Saudi meski ada kritikan luas dari masyarakat dunia.

Arab Saudi pada 19 Oktober lalu secara resmi mengakui bahwa Khashoggi, tewas di gedung konsulat negara itu di Istanbul setelah terlibat pertengkaran. Namun, para pejabat dari berbagai negara dan lembaga-lembaga internasional yakin bahwa Riyadh berbohong dalam memberikan penjelasan. (RM)