Semakin Meningkat, Kemungkinan Terjadi Resesi Ekonomi di Inggris
-
Demonstrasi anti Brexit
Menurut hasil sebuah jajak pendapat, kemungkinan resesi ekonomi di Inggris telah meningkat.
Menurut laporan IRIB, sesuai dengan survei yang dilakukan oleh Bloomberg Amerika Serikat, kemungkinan terjadi resesi ekonomi di Inggris selama 12 bulan ke depan meningkat 30%.
Menurut laporan itu, di semua bulan tahun 2018, datanya berada di angka 20 persen atau kurang.
Sesuai dengan laporan tersebut, jajak pendapat dilakukan sebelum publikasi prediksi baru oleh Bank Sentral Inggris.
Sementara menurut Bank Sentral Inggris, selama satu dekade lalu, pertumbuhan ekonomi terburuk akan terjadi pada 2019.
Mark Carney, Gubernur Bank Sentral Inggris menyatakan, keluar tanpa ada kesepakatan dari Uni Eropa akan memperbesar kemungkinan terjadinya resesi ekonomi.
Para ekonom memprediksi kemungkinan terjadi 50 persen penurunan ekonomi di negara itu setelah pemungutan suara pada penarikan Inggris dari Uni Eropa (Brexit) pada tahun 2016.