Moskow: Kehadiran Iran di Suriah Legal
-
Alexander Lavrentiev
Utusan khusus presiden Rusia untuk Suriah, Alexander Lavrentiev menekankan, potensi pembentukan kelompok kerja terkait penarikan pasukan asing dari Suriah tidak ada kaitannya dengan kehadiran legal penasihat militer Iran di negara ini.
Alexander Lavrentiev saat diwawancarai Kantor Berita Novosti menyatakan, Moskow menilai tidak menutup kemungkinan akan dibentuk kelompok kerja terkait penarikan pasukan asing dari wilayah Suriah, namun hal ini tidak ada kaitannya dengan kehadiran legal penasihat militer Iran.
Utusan khusus presiden Rusia untuk Suriah seraya menekankan komitmen Iran terhadap kesepakatan yang berkaitan dengan kehadirannya di Suriah, mengisyaratkan kehadiran ilegal militer AS di negara tersebut dan menandaskan, justru Amerika yang harus secepatnya meninggalkan wilayah Suriah.
"Kehadiran militer AS, Perancis, dan sejumlah pasukan asing lain di Suriah ilegal karena bukan saja pemerintah sah Suriah yang tidak mengijinkan, bahkan Dewan Keamanan PBB juga menolaknya," papar Lavrentiev.
Kehadiran ilegal AS di Suriah dengan dalih memerangi terorisme terjadi ketika menurut pengakuan Presiden AS Donald Trump, Washington penyebab utama kemunculan kelompok teroris termasuk Daesh (ISIS). (MF)