Pemerintah Libya Tuding Jet Tempur Asing Pelaku Pemboman di Tripoli
-
Fathi Bashagha
Menteri Dalam Negeri pemerintah rekonsiliasi nasional Libya mengatakan, jet termpur asing berpartisipasi dalam pengeboman Tripoli.
Televisi Aljazeera melaporkan, Fathi Bashagha menandaskan, "Kami memiliki bukti keterlibatan jet tempur asing dalam pengeboman Tripoli, dan akurasi serangan udara terbaru ke ibukota Libya menunjukkan bahwa pesawat tempur tersebut milik dua negara Arab."
"Serangan pasukan Khalifa Haftar, komandan Tentara Nasional Libya (LNA) ke Tripoli membuat aktifnya kembali kelompok teroris," papar Fathi Bashagha.
Menteri Dalam Negeri Libya ini menjelaskan kita menyaksikan kebungkaman masyarakat internasional dalam menyikapi serangan udara ke Tripoli. "Kami meminta pemerintah Perancis komitmen dengan klaimnya terkait nilai-nilai negara ini dan menghindari diri berinteraksi dengan Haftar," papar Bashagha.
Sejumlah kekuatan besar Barat dan negara-negara Arab serta PBB secara praktis mendukung serangan pasukan Haftar ke kota Tripoli di barat Libya dengan kebungkaman mereka.
Haftar sejak terlibat dalam transformasi Libya mendapat dukungan dari tiga negara Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
Tentara Nasional Libya yang berpusat di timur negara ini sejak 4 April menyerang Libya, pusat pemerintah nasional bersatu.
Serangan tersebut hingga kini telah menewaskan 270 orang dan menciderai lebih dari 1300 lainnya dan memaksa 35 ribu orang mengungsi. (MF)