Mufti Ahlu Sunnah Libya: Umat Islam Wajib Dukung Iran
Mar 23, 2026 11:41 Asia/Jakarta
-
Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq Al Ghariani
Pars Today – Mufti Ahlu Sunnah Libya, terkait serangan Rezim Zionis dan Amerika Serikat ke Iran mengatakan, selama perang yang terjadi adalah perang antara Muslim dan orang kafir, maka dukungan atas Muslim adalah wajib.
Sheikh Sadiq Al Ghariani, merilis statemen terkait perang atas Iran yang tersebar luas di berbagai media massa, dan media sosial dunia.
Ia mengatakan, Al Quran tidak mengenal sesuatu yang bernama netral atau tidak berpihak. Selama perang adalah perang antara Muslim dan orang kafir, maka dukungan atas Muslim adalah wajib.
Mufti Agung Libya menambahkan, siapa pun memilih netral dan tidak berpihak dalam perang antara Muslim dan kafir, berarti termasuk orang-orang yang dikatakan di dalam Al Quran, “Mereka tidak masuk golongan yang ini dan tidak pula masuk golongan itu.”
Sheikh Sadiq melanjutkan, “Di antara pelajaran yang kita saksikan dari perang saat ini adalah kelompok penjajah harus menanggung risiko terlepas dari seberapa kuat mereka. Hari ini Presiden Amerika Serikat, meminta semua negara untuk membantu membuka Selat Hormuz, dan ia pun putus asa.”
Kepada umat Islam dunia, Mufti Agung Libya mengatakan, “Biarkan mereka (AS dan Israel) belajar dari apa yang terjadi di pangkalan-pangkalan AS di Teluk Persia, karena kehadiran mereka telah menyebabkan negara-negara kawasan mengira akan mendukungnya, padahal siapa pun menginginkan kemuliaan, kemuliaan itu milik Allah SWT, Rasulullah SAW, dan orang-orang Mukmin.” [ ]
Tags