Jenderal Abdollahi: "Ekspor Minyak & Gas Bisa untuk Semua, atau Tak Seorang Pun"
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191348-jenderal_abdollahi_ekspor_minyak_gas_bisa_untuk_semua_atau_tak_seorang_pun
Pars Today - Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran, menanggapi ancaman terbaru AS terhadap infrastruktur minyak Iran, dan menyatakan bahwa "baik ekspor minyak dan gas untuk semua, atau tidak akan mungkin bagi siapa pun."
(last modified 2026-06-12T06:28:07+00:00 )
Jun 12, 2026 16:26 Asia/Jakarta
  • Mayjen Ali Abdollahi, Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran
    Mayjen Ali Abdollahi, Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran

Pars Today - Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran, menanggapi ancaman terbaru AS terhadap infrastruktur minyak Iran, dan menyatakan bahwa "baik ekspor minyak dan gas untuk semua, atau tidak akan mungkin bagi siapa pun."

Melansir IRNA, 11 Juni 2026, ParsToday melaporkan bahwa Mayjen Ali Abdollahi, Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran, dalam pesannya menanggapi ancaman terbaru AS terhadap infrastruktur minyak Iran, menulis:

"Di satu sisi, AS berbicara tentang kesepakatan dan negosiasi, tetapi di sisi lain mereka berbuat jahat. Kontradiksi yang jelas dalam perilaku dan perkataan AS adalah faktor utama ketidakamanan di kawasan, dan karena itulah ia membahayakan keamanan perdagangan dan ekonomi internasional serta negara-negara, terutama Selat Hormuz."

Ia menambahkan, "Para pemimpin AS, karena kurangnya pemahaman yang benar tentang bangsa Iran yang terhormat dan pemberani serta angkatan bersenjatanya yang perkasa, menempuh lingkaran setan yang sia-sia. Kebohongan berulang AS adalah salah satu tandanya."

Abdollahi menegaskan, "Mereka tidak akan pernah bisa, melalui propaganda dan perang media, mengkompensasi penghinaan dan kekalahan beruntun mereka dalam perang melawan Republik Islam Iran, atau menyembunyikan aksi-aksi perang mereka."

Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran memperingatkan, "Jika AS sekali lagi ingin melancarkan serangan terhadap Iran yang pemberani, ia akan menerima respons yang lebih keras dari sebelumnya, dan api perang, selain ketidakamanan di kawasan, akan menjadi lebih meluas dan lebih besar."

Pesan ini singkat tetapi mematikan: "Ekspor minyak untuk semua, atau tidak untuk siapa pun." Artinya, jika AS berani menyentuh infrastruktur minyak Iran, Selat Hormuz akan ditutup dan semua negara, termasuk sekutu AS sendiri, akan merasakan dampaknya. Ini bukan ancaman kosong, karena Iran sudah membuktikan pada 2019 (dan beberapa kali setelahnya) bahwa mereka punya kapasitas untuk mengganggu jalur pelayaran.(Sail)