Erdogan dan Trump Jalin Kontak Telepon
-
Kontak Telepon Erdogan dan Trump
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan menjalin kontak via telepon untuk membahas peningkatan hubungan bilateral serta transformasi regional dan internasional.
IRIB mengutip media Turki di Ankara melaporkan, dalam kontak telepon Senin sore (29/4) Erdogan dan Trump, kedua pihak fokus pada hubungan bilateral dan regional serta menekankan proyeksi volume perdagangan kedua negara senilai 75 miliar dolar.
Selain membahas isu Suriah, kedua pihak juga membicarakan dilanjutkannya kerja sama bilateral di bidang perang kontra terorisme.
Pemimpin kedua negara juga sepakat membentuk kelompok kerja untuk mengkaji proses pembelian sistem anti rudal S-400 Rusia oleh Turki.
Selama beberapa bulan terakhir tensi antara AS dan Turki terkait berbagai isu termasuk pembelian S-400 semakin tajam. Kontrak penjualan S-400 kepada Turki ditandatangani Desember 2017.
Sistem pertahanan anti-rudal S-400 buatan Rusia dipercaya mampu menghancurkan 72 rudal dan target taktis serta balistik dalam waktu bersamaan, dari jarak 1-60 kilometer dan dengan ketinggian 2-27 kilometer.
Amerika memperingatkan Turki jika tetap membeli S-400 dari Rusia, maka Ankara akan mendapat sanksi dari Washington. (MF)