Der Spiegel: Kekejaman Alat Kekuasaan Arab Saudi
-
Majalah Der Spiegel, Jerman
Majalah Jerman mengkritik eksekusi mati para kritikus, termasuk Syiah, sebagai bagian dari logika kejam rezim Saudi dalam mengekspresikan kekuasaan.
Mingguan Der Spiegel dalam sebuah laporan berjudul "The Cruel Mercy of Ben-Salman, Pangeran Mahkota Arab Saudi," ketika mengkritik eksekusi baru-baru ini di Arab Saudi menulis, "Saudi mencari citra modern mereka sendiri, tetapi mereka secara bersamaan mengeksekusi orang secara brutal."
Laporan itu mengatakan bahwa para aktivis perempuan di penjara Saudi disiksa dan dilecehkan secara seksual, fisik dan mental.
Rezim Arab Saudi pada 23 April menghukum mati 37 warganya dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum.
Lembaga-lembaga hak asasi manusia mengatakan bahwa sebagian besar pengakuan mereka yang dihukum mati didasarkan pada penyiksaan.
Setiap tahun, rezim Saudi menghukum mati sejumlah besar para oposan dengan alasan yang tidak realistis kontra terorisme atau hukuman penjara jangka panjang.
Sheikh Nimr Baqir al-Nimr, ulama Syiah dieksekusi pada 2016 atas tuduhan dugaan tindakan mengganggu keamanan nasional, meskipun ia hanya mengkritik pemerintah dalam pidatonya.
Namun negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, belum melakukan tindakan atau tindakan serius dalam menanggapi kejahatan penguasa Saudi dan meluasnya pelanggaran HAM di negara tersebut.