Pakar AS: Keputusan JCPOA Iran Pesan ke Eropa
-
Daryl G. Kimball, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengendalian Senjata di Washington
Menunjuk pada kegagalan Uni Eropa untuk mengimplementasikan kesepakatan itu, pakar Amerika itu mengatakan bahwa tindakan Iran terhadap perjanjian ini adalah pesan kepada kekuatan Eropa dan Cina.
Daryl G. Kimball, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengendalian Senjata di Washington hari Selasa (08/05) dalam wawancara dengan Iran soal keputusan yang akandiambil Iran soal Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) mengatakan, "Tindakan Iran tentang masalah ini adalah pesan kepada kekuatan Eropa dan Cina, bahwa kesabaran mereka telah habis menghadapi ketidakmampuan mereka untuk mematuhi komitmen JCPOA mereka."
Kimball menekankan bahwa Tehran ingin negara-negara Eropa mengambil langkah-langkah berpengaruh menghadapi sanksi sepihak Amerika Serikat, khususnya di bidang ekspor minyak dan petrokimia Iran.
Pakar Amerika itu menyatakan bahwa pemerintah Iran akan memberikan pesan kepada kelompok 4 + 1 bahwa, dalam situasi saat ini, memiliki sedikit alasan untuk sepenuhnya memenuhi komitmennya, kecuali tekanan sanksi AS berhenti.
Satu tahun setelah Amerika Serikat secara sepihak menarik diri dari JCPOA dan pengingkaran janji Eropa untuk membela kepentingan Iran dalam perjanjian ini, Tehran mengumkan tindakan balasan pada hari Rabu (08/05).
Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran pada Selasa malam (07/05) mengatakan bahwa Republik Islam Iran tidak akan keluar dari JCPOA, tetapi mengingat kegagalan Uni Eropa dan anggota komunitas internasional lainnya untuk menghadapi tindakan-tindakan ini, Iran melihat maslahat untuk tidak melaksanakan sebagian kewajiban dan langkah-langkah yang dilaksanakan secara suka rela.