Spanyol Periksa Pelanggaran Kedaulatan oleh Inggris di Gibraltar
-
Josep Borrell
Ketegangan Spanyol dengan Inggris meningkat pasca penahanan kapal tanker Grace-1 yang mengangkut minyak Iran oleh marinir Inggris di Selat Gibraltar.
Situs berita Express.co.id (4/7/2019) melaporkan, Pelaksana tugas Menteri Luar Negeri Spanyol, Josep Borrell mengatakan, marinir Inggris menyita kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Iran di Gibraltar atas perintah Amerika Serikat.
Ia menambahkan, kami sudah diberitahu tentang penahanan kapal tanker itu, namun kami akan melihat apakah proses penahanan ini telah melanggar wilayah teritori kami atau tidak.
Menurut Borrell, saat ini pemerintah Spanyol sedang menyelidiki kondisinya, apakah pasukan Inggris sudah melanggar kedaulatan teritorinya atau tidak.
Sebagaimana diketahui sampai saat ini Spanyol tidak pernah mengakui kedaulatan Inggris atas Gibraltar.
Sementara itu situs surat kabar Gibraltar Chronicle melaporkan, Jaksa Agung Gibraltar, Michael Lamas, Jumat (5/7) mengumumkan, Mahkamah Agung sudah memperpanjang penahanan kapal tanker Grace 1, sesuai undang-undang sanksi wilayah ini.
Otoritas berwenang Gibraltar pada hari Kamis (4/7) mengabarkan, penahanan kapal tanker Grace-1 dilakukan karena ia diduga mengirim minyak mentah dari Iran ke Suriah. (HS)