Menantu Trump Akui Kegagalan Konferensi Bahrain
-
Jared Kushner saat berbicara di Konferensi Manama (Arsip)
Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat senior presiden Amerika Serikat mengakui bahwa Palestina berhasil menggagalkan konferensi ekonomi anti bangsa Palestina.
IRNA mengutip Koran Haaretz melaporkan, Jared Kushner Ahad malam (7/7) mengatakan, pejabat dan faksi Palestina dengan menekan bisnismen dan peserta di konferensi Bahrain telah membuat pertemuan ini mengalami kegagalan.
Konferensi ekonomi Bahrain dengan tema Lokakarya Manama yang merupakan tahap awal implementasi rencana kesepakatan abad digelar 24-25 Juni di Manama dan menuai protes luas di tingkat global dan regional.
Mayoritas negara-negara Islam dan non Islam serta seluruh faksi Palestina memboikot konferensi ini.
Kesepakatan abad, sebuah rencana baru pemerintah Amerika untuk menghapus hak-hak bangsa Palestina.
Rencana ini disusun dengan kerja sama sejumlah negara-negara Arab Teluk Persia.
Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada rezim Zionis Israel, pengungsi Palestina tidak diperbolehkan kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza. (MF)