Rusia: Tidak Ada Batasan Hukum untuk Program Rudal Iran
-
Mikhail Ulyanov.
Wakil Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov mengatakan tidak ada batasan hukum untuk program rudal Iran.
Dalam beberapa tweet hari Sabtu (13/7/2019), Ulyanov menerangkan berbagai isu seputar kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) dan program rudal negara ini.
"Tidak ada batasan hukum mengenai program rudal, termasuk untuk Iran," tegasnya seperti dikutip kantor berita Mehr.
Dia menuturkan Rusia pernah mengusulkan untuk membentuk rezim non-proliferasi rudal global, tetapi tidak mendapatkan dukungan.
"Dalam pandangan saya, program rudal Iran dapat didiskusikan secara produktif dalam konteks regional saja, bukan dalam kerangka kesepakatan nuklir," pungkasnya.
Lalu, apa yang akan terjadi ketika kesepakatan nuklir JCPOA berakhir? Ulyanov menjelaskan bahwa Iran akan diperlakukan seperti negara lain anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Mengapa Iran diizinkan untuk memperkaya uranium di bawah JCPOA?
"Iran adalah negara anggota NPT di mana memiliki kewajiban dan hak. Salah satunya adalah hak untuk menggunakan energi nuklir secara damai, termasuk pengayaan," kata Ulyanov.
"Saya harap klarifikasi saya dapat membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar lebih lanjut, saya akan dengan senang hati menjawabnya," ujarnya mengakhiri cuitan di Twitter. (RM)