Trump: Sulit Mencapai Kesepakatan dengan Iran
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah negaranya keluar dari JCPOA berulang kali menuntut perundingan dengan Republik Islam Iran, namun tidak mendapat jawaban positif dari Tehran. Kali ini ia mengatakan, kesepakatan dengan Iran bagi dirinya sangat sulit.
Menurut laporan FNA, Trump Senin (22/07) di Gedung Putih kepada wartawan terkait tensi terbaru dengan Tehran mengatakan, "Mereka (Iran) tidak menghormati kita dan jika saya ingin mencapai kesepakatan dengan mereka di kondisi seperti ini, akan sulit sekali."
Trump yang mendapat kritikan pedas di dalam negeri karena kegagalan kebijakan represi maksimum terhadap Iran hari Senin mengklaim, AS siap untuk skenario terburuk terkait Iran.
Presiden Amerika di bagian lain statemennya ketika merespon penangkapan sejumpah agen dan mata-mata negara ini oleh Departemen Intelijen Iran mengatakan, Mereka (Iran) berbohong.
Departemen Intelijen Iran hari Ahad (21/07) mengkonformasi penghancuran sebuah jaringan spionase Dinas Intelijen AS (CIA) di Iran.
Departemen Iran menangkap 17 agen CIA yang aktif di Iran baik itu secara kelompok atau individu di tahun 1397 Hs (2018).
Berdasarkan pengumuman humas Departemen Intelijen Iran, agen dan mata-mata CIA yang diidentifikasi ini aktif di titik sensitif dan vital serta sektor swasta di bidang ekonomi, nuklir, infrastruktur, militer dan cyber. Mereka aktif dalam bentuk kontraktor atau konsultan di sektor tersebut. (MF)