Rusia: Militer AS Gencar Rampok Minyak Suriah
-
Sergei Rudskoy
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Rusia mengumumkan, Amerika Serikat menambah jumlah pasukannya di sumur-sumur minyak Suriah berkedok perusahaan-perusahaan jasa keamanan swasta.
Kantor berita Rusia, Interfax (29/7/2019) melaporkan, Sergei Rudskoy mengatakan, perusahaan-perusahaan militer swasta Amerika yang memiliki 3.500 personel, menjarah fasilitas minyak Suriah dengan dukungan pesawat-pesawat koalisi internasional.
Ia menambahkan, selain melatih para militan, pasukan Amerika di Suriah juga terlibat dalam penjarahan fasilitas dan simpanan minyak di wilayah sepanjang Sungai Eufrat yang menjadi milik pemerintah Suriah.
Menurut Jenderal Rusia itu, baru-baru ini, perusahaan-perusahaan militer swasta Amerika diketahui telah memperkuat personel mereka, dan saat ini tentara bayaran perusahaan militer swasta di Suriah berjumlah lebih dari 3.500 orang.
Sergei Rudskoy menegaskan, militer Amerika secara khusus mengatur produksi dan penjualan minyak Suriah dari sumur minyak Conaco, Tanak dan Al Omar yang terletak di sebelah timur Sungai Eufrat. (HS)