Trump kepada Bin Salman: Kami Siap Bela Arab Saudi !
https://parstoday.ir/id/news/world-i73768-trump_kepada_bin_salman_kami_siap_bela_arab_saudi_!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Sabtu (14/09) malam dalam kontak telepon dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman menyatakan, Washington siap membela keamanan Riyadh.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Sep 15, 2019 09:10 Asia/Jakarta
  • Trump dan MBS
    Trump dan MBS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Sabtu (14/09) malam dalam kontak telepon dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman menyatakan, Washington siap membela keamanan Riyadh.

Seperti dilaporkan IRNA, Trump di kontak telepon ini menyinggung operasi drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman terhadap instalasi perusahaan Aramco, dan mengungkapkan, serangan ini akan berdampak negatif bagi ekonomi Amerika dan dunia.

Trump dan Bin Salman (arsip)

Presiden AS sebelumnya menyebut pemimpin Arab Saudi sebagai sapi perah dan di sebuah pidato kampanye pilpres ia menekankan, kerajaan Arab Saudi tanpa dukungan AS akan tumbang dalam dua pekan.

Unit drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman hari Sabtu membalas kejahatan koalisi Arab dengan mengirim 10 drone menyerang kilang minyak Buqayq dan Khurais milik perusahaan minyak Aramco Arab Saudi.

Usai serangan ini Juru bicara militer Yaman, Yahya Saree dalam statemennya menjelaskan, operasi tersebut sesuai dengan hak legal bangsa Yaman untuk membalas kejahatan koalisi agresor dan blokade lima tahun Yaman.

Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah merenggut nyawa lebih dari 16 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.

Agresi militer Arab Saudi ini juga membuat negara Arab minyak tersebut mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan.

Arab Saudi dan sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan karena perlawanan sengit rakyat Yaman. (MF)