Intervensi AS, Rusak Tatanan Internasional
-
Geng Shuang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, mengatakan intervensi Amerika Serikat dalam urusan negara lain secara serius merusak tatanan internasional.
Geng Shuang, seperti dikutip kantor berita IRIB, Jumat (22/11/2019), memuji pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengatakan Washington tidak dapat mencegah pengembangan hubungan Rusia dan Cina.
"Kerja sama kedua negara akan terus diperkuat," tegas Geng Shuang.
"Dalam situasi saat ini, Cina dan Rusia sebagai kekuatan utama, berkomitmen untuk menjaga perdamaian, stabilitas dunia, dan membela keadilan internasional," tambahnya.
Dia menuturkan bahwa Cina dan Rusia telah memperkuat hubungan strategis dan kerja sama komprehensif serta akan mengawal multilateralisme dan proses globalisasi.
Kamis lalu, Komite Kedua Majelis Umum PBB mensahkan sebuah resolusi untuk melawan unilateralisme ekonomi yang dipakai sebagai alat untuk menekan negara-negara berkembang.
Para perwakilan dari beberapa negara dalam pidatonya di PBB, mengecam unilateralisme yang dijalankan oleh segelintir negara khususnya AS. Mereka menyerukan tindakan praktis dan efektif masyarakat internasional untuk mencegah aksi-aksi ilegal seperti itu.
AS adalah negara utama yang menyanksi pihak lain dan telah menerapkan ribuan sanksi terhadap berbagai negara termasuk Cina, Rusia, dan Iran. (RM)