Chomsky Ragukan Komitmen AS atas Kesepakatan Nuklir Iran
Seorang intelektual asal Amerika Serikat mengatakan, komitmen Amerika atas kesepakatan nuklir dengan Iran tidak bisa terlalu diharapkan.
Fars News (30/4) melaporkan, Noam Chomsky kepada surat kabar Mesir, Al Ahram menjawab seputar pertanyaan apakah Iran akan melaksanakan kesepakatan yang sudah ditandatanganinya dengan negara-negara Barat.
Ia mengatakan, secara penuh Iran berkomitmen menjalankan kesepakatan nuklir, akan tetapi sungguh disayangkan, terkait Amerika tidak bisa diperoleh kepercayaan sampai tingkat ini, pasalnya Partai Republik sudah mengerahkan seluruh kemampuan untuk menggagalkan kesepakatan ini.
Chomsky menambahkan, sebagaimana sebelumnya Partai Republik mampu merebut dominasi di Washington, mungkin saja Amerika juga keluar secara terpisah dari kesepakatan ini.
Namun, katanya, mengingat pihak-pihak lain termasuk Iran menjalankan komitmennya, ini bukan berarti akhir dari kesepakatan, tapi ketegangan dan ancaman akan semakin besar.
Terkait kelompok teroris Daesh dan masa depannya, Chomsky menuturkan, Daesh adalah sebuah fenomena yang sangat membahayakan dan mengancam.
"Daesh tidak hanya mengancam rakyat Suriah dan Irak saja dan jika kelompok ini tidak diperangi serius, serta sumber dananya tidak diputus, maka mungkin saja di masa depan upaya menumpasnya akan membawa dampak yang lebih sulit," pungkasnya. (HS)