Netanyahu Bujuk Pemimpin Sudan Normalisasi Hubungan dengan Israel
-
Netanyahu-al-Burhan
Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu Senin (03/02) bertemu dengan Ketua Dewan Kedaulatan Sudan, Abdul Fattah al-Burhan di Uganda.
Seperti dilaporkan IRNA, Netanyahu usai pertemuan ini di akun Twitternya menulis, "Saya melakukan lobi dengan ketua dewan kedaulatan Sudan terkait normalisasi hubungan Israel dan Khartoum."
Sebelum pertemuan tersebut, Netanyahu juga menyatakan bahwa pemerintah Uganda bersedia membuka kedubesnya di Quds.
Kota Quds yang menjadi lokasi Masjid al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam merupakan bagian tak terpisahkan dari Palestina dan termasuk salah satu dari tiga tempat suci Islam.
Quds diduduki rezim Zionis Israel sejak tahun 1967.
Selama beberapa bulan terakhir rezim ilegal Israel melakukan berbagai upaya untuk memperluas hubungannya dengan negara-negara Afrika.
Sekaitan dengan ini, Israel baru-baru ini menyatakan telah mengalokasikan bujet sebesar 700 juta dolar untuk meningkatkan ekspor perusahaan Israel ke benua Afrika.
Negara-negara Afrika memiliki cadangan minyak dan tambang besar khususnya berlian, uranium dan emas. Hal ini menjadi perhatian besar Zionis untuk merampok kekayaan alam negara-negara Afrika. (MF)