AS Peringatkan Kegagalan Perundingan Damai Afghanistan
Komandan senior militer Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Afghanistan memperingatkan kegagalan perundingan damai di negara ini.
John Campbell mengatakan, jika negosiasi damai Afghanistan di masa mendatang tidak mencapai hasil dan berakhirnya perang tidak diumumkan maka tahun depan akan menjadi tahun berdarah bagi Afghanistan. Demikian dilansir Ava Press.
Sebelumnya, Campbell mengklaim bahwa kehadiran jangka panjang pasukan asing di Afghanistan akan membantu menjamin keamanan di negara ini.
Jenderal AS itu menilai penghancuran Taliban, kelompok teroris Haqqani dan jaringan teroris al-Qaeda sebagai kunci untuk menciptakan keamanan dan perdamaian di Afghanistan.
Pernyataan komandan senior AS itu dilontarkan ketika pasukan negara ini telah bercokol di Afghanistan selama sekitar 15 tahun namun tidak mampu menciptakan keamaman dan perdamaian di negara ini.
Sementara itu, para pakar politik regional meyakini bahwa ketentraman dan perdamaian di Afghanistan hanya mungkin terwujud jika pasukan asing ditarik dari negara ini. (IRIB Indonesia/RA)