Pejabat AS: Kami akan Sanksi Para Pendukung Hizbullah
May 28, 2020 08:43 Asia/Jakarta
-
David Schenker
Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat urusan Asia Barat mengabarkan bahwa Washington tengah mengkaji sanksi terhadap sekutu-sekutu Hizbullah. Menurutnya, Gedung Putih berharap tidak lama lagi sebagian sanksi ini bisa diterapkan.
Fars News (28/5/2020) melaporkan, David Schenker mengatakan, pemerintah Lebanon saat ini menghadapi tantangan besar termasuk krisis moneter dan kesehatan, ini adalah buah dari manajemen yang buruk, korupsi serta dampak perang Suriah.
Seperti ditulis situs El Nashra, Schenker menganggap Hizbullah sebagai bagian dari pemerintah Lebanon. Ia menuturkan, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab sudah menyampaikan program ekonominya, dan kami menunggu, kita lihat apakah pemerintah Lebanon berkomitmen pada program reformasi atau tidak, apakah mereka telah melakukan langkah reformasi atau belum, setelah itu baru kami akan mengkaji permohonan bantuan Lebanon dari Dana Moneter Internasional, IMF.
Terkait kemungkinan sanksi terhadap politisi pendukung pemerintah Lebanon, Schenker menjelaskan, iya mungkin saja, dan kami sedang mempelajari hal ini, mereka adalah sekutu Hizbullah dan kami akan mengkaji penerapan paket sanksi ini, kami berharap beberapa sanksi bisa segera diterapkan. (HS)
Tags