Trump Desak Pemulihan Sanksi DK-PBB terhadap Iran
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Rabu (19/8/2020) malam seraya menjelaskan bahwa Washington menuntut pemulihan sanksi Dewan Keamanan terhadap Republik Islam Iran mengatakan, Saya telah menginstruksikan Menlu Mike Pompeo untuk mengaktifkan mekanisme snapback.
Seperti dilaporkan FNA, Donald Trump seraya mengulang klaim palsu anti Iran menyatakan, JCPOA mencegah penerapan perdamaian di kawasan Asia Barat.
Menlu Amerika dijadwalkan berkunjung ke New York hari Kamis (20/8/2020) dan menkonfirmasikan kepada ketua Dewan Keamanan PBB atas keputusan Washington mengaktifkan mekanisme snapback.
Amerika meski lebih dari dua tahun telah keluar dari JCPOA dan juga mengabaikan resolusi 2231 Dewan Keamanan, melalui interpretasi terbarunya mengklaim berdasarkan isi resolusi ini, Washington masih termasuk salah satu partisipan di JCPOA dan di koridor ini berhak untuk menggunakan mekanisme di kesepakatan ini termasuk snapback untuk memulihkan sanksi terhadap Iran.
Klaim Amerika tersebut langsung mendapat respon dari mayoritas anggata Dewan Kemanan khususnya Rusia dan Cina.
Trump pada Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA menyatakan negaranya keluar dari kesepakatan internasional ini dan kembali memulihkan sanksi terhadap Tehran.
Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun tingkat internasional. (MF)