Turki Mengutuk Normalisasi Hubungan Bahrain dan rezim Zionis
https://parstoday.ir/id/news/world-i85172-turki_mengutuk_normalisasi_hubungan_bahrain_dan_rezim_zionis
Kementerian Luar Negeri Turki pada Sabtu (12/09/2020) dini hari mengeluarkan pernyataan yang mengutuk langkah Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Sep 12, 2020 06:59 Asia/Jakarta
  • Mevlut Cavusoglu, Menteri Luar Negeri Turki
    Mevlut Cavusoglu, Menteri Luar Negeri Turki

Kementerian Luar Negeri Turki pada Sabtu (12/09/2020) dini hari mengeluarkan pernyataan yang mengutuk langkah Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

Menurut laporan FNA, dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk langkah Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis, seraya mengatakan bahwa langkah Manama akan memberikan pukulan baru bagi upaya untuk membela perjuangan Palestina.

Benjamin Netanyahu, Donald Trump dan Hamad bin Isa Al Khalifa

Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki ditekankan bahwa langkah tersebut akan mendorong Israel untuk melanjutkan tindakan tidak sahnya terhadap Palestina dan upayanya untuk melanggengkan pendudukan wilayah Palestina.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat malam mengumumkan normalisasi hubungan antara Bahrain dan rezim Zionis.

Bahrain dan Israel telah menyetujui normalisasi penuh hubungan, kata Trump di Twitter.

Kesepakatan ini telah banyak dikritik di dunia Islam.

Mengutuk langkah rezim Al Khalifa, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menekankan bahwa kesepakatan antara Bahrain dan Israel tentang normalisasi hubungan adalah desakan penerapan ketentuan Kesepakatan Abad yang berupaya menghancurkan perjuangan Palestina.

Daud Shahab, Kepala Kantor Informasi Gerakan Jihad Islam Palestina juga mengutuk upaya rezim Al Khalifa untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis, dengan menyatakan bahwa perjanjian tersebut menunjukkan komitmen rezim Bahraini terhadap Amerika Serikat.

Gerakan Islam al-Wefaq Bahrain mengutuk rezim Al Khalifa dan menyatakan bahwa rakyat Bahrain tidak akan melupakan perjuangan Palestina.

Pada 13 Agustus lalu, UEA dan Israel menyepakati normalisasi penuh hubungan diplomatik menyusul upaya Trump untuk memfasilitasi normalisasi hubungan antara rezim Arab dan rezim Zionis.

Dalam beberapa bulan terakhir, upaya untuk menormalisasi hubungan antara beberapa rezim Arab di kawasan itu dan Israel semakin meningkat.

Rezim Arab mencoba untuk menormalkan hubungan dengan Israel, sementara rezim Zionis telah menduduki banyak wilayah Arab-Islam selama bertahun-tahun selain menindas Palestina.