Reuters: AS akan Sanksi Jamiatul Mustafa
Des 09, 2020 10:47 Asia/Jakarta
-
Jamiatul Mustafa
Seorang pejabat Amerika Serikat kepada Reuters mengatakan, Washington bermaksud menjatuhkan sanksi terhadap Duta Besar Iran untuk Yaman, dan perguruan tinggi Jamiatul Mustafa Al Alamiah.
Fars News (9/12/2020) melaporkan, pejabat Amerika itu menuturkan, Gedung Putih akan memasukkan Dubes Iran untuk Yaman, Hassan Irlou, dan perguruan tinggi Jamiatul Mustafa yang bermarkas di kota Qom, Iran, ke daftar sanksinya.
Pemerintah Amerika semenjak keluar dari kesepakatan nuklir JCPOA, menerapkan kembali sanksi-sanksinya terhadap Iran, ditambah sejumlah sanksi baru. Sementara Eropa sebagai penandatangan kesepakatan, tidak pernah menepati janjinya terhadap Iran.
Membalas pelanggaran komitmen Eropa, Iran mengurangi komitmennya di JCPOA dalam lima langkah berdasarkan isi kesepakatan ini.
Di sisa masa pemerintahannya, Presiden Donald Trump nampaknya berusaha sekuat tenaga menjatuhkan sebanyak-banyaknya sanksi terhadap Iran.
Utusan pemerintah Amerika untuk Iran, Elliott Abrams mengatakan, Washington akan terus menghukum Iran dengan sanksi, dan beberapa minggu ke depan pada bulan Desember 2020, dan Januari 2021, Iran akan menerima sanksi lebih besar. (HS)
Tags