AS Anggap Cina Ancaman Strategis Jangka Panjang Terbesar
-
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Cina.
Komandan Komando Selatan Amerika Serikat mengatakan, Cina merupakan ancaman strategis jangka panjang terbesar bagi keamanan di abad ke-21.
Seperti dilaporkan IRIB, Laksamana Craig S. Faller dalam pengarahan di Pentagon, Selasa (16/3/2021), menuturkan langkah-langkah Cina termasuk mengejar beberapa kesepakatan pelabuhan, pemberian pinjaman untuk pengaruh politik serta eksploitasi sumber daya, seperti penangkapan ikan ilegal, merupakan ancaman besar bagi keamanan.
"Cina hadir di Venezuela, dan karena utang besar Venezuela kepada Cina, Beijing memiliki pengaruh yang luas di negara tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Komandan Komando Utara Amerika, Jenderal Glen David VanHerck juga mengatakan, "Saat ini ancaman yang kita hadapi dan laju perubahan di lingkungan geo-strategis terus meningkat. Kita telah memasuki era baru dari persaingan kekuatan global."
"Saat ini kami menghadapi dua pesaing (Rusia dan Cina), keduanya memiliki senjata nuklir, di mana bersaing melawan kami setiap hari," katanya.
Jenderal VanHerck menambahkan kita harus beradaptasi dengan semua tantangan yang ditimbulkan oleh kenyataan ini.
Ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat tajam selama era kepemimpinan mantan Presiden AS Donald Trump, dan situasi ini terus berlanjut di bawah pemerintahan Joe Biden. (RM)