Ulyanov: Belum Ada Kemajuan dalam Perundingan Wina
Wakil Tetap Rusia untuk Organisasi-organisasi Internasional di Wina, mengatakan proses menghidupkan kembali perjanjian nuklir JCPOA belum ada kemajuan, tetapi masih ada alasan untuk optimis.
Mikhail Ulyanov, seperti dikutip Farsnews, Senin (12/4/2021), menuturkan bahwa untuk mencapai kemajuan lebih, para anggota JCPOA harus punya pemahaman yang lebih baik tentang pencabutan sanksi AS. Ini adalah prasyarat dasar untuk sukses.
Dia mengkritik kebijakan tekanan maksimum AS terhadap Iran, dan mengatakan bahwa berlanjutnya kebijakan tekanan maksimum telah menyebabkan kemajuan program nuklir Iran di luar batas perjanjian JCPOA.
Pada Mei 2018, Presiden AS waktu itu, Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir dengan Iran dan kemudian mengembalikan sanksi nuklir serta menerapkan sanksi tambahan terhadap Tehran.
Presiden AS saat ini, Joe Biden menyatakan minatnya untuk bergabung kembali dengan JCPOA, tetapi ia belum mengambil tindakan praktis ke arah sana. (RM)